Kamis, 12 Juli 2012

III KESELAMATAN - 2. MENGAPA KRISTUS DATANG KE DUNIA?


2. MENGAPA KRISTUS DATANG KE DUNIA?
     Benarkah Kristus perlu datang ke dunia. Dapatkah umat manusia selamat dengan cara lain Maksud datang ke dunia ialah untuk menyelamatkan manusia (Lukas 19:20). Inilah tujuan misiNya di dunia. Yesus menganggap manusia yang hilang lebih berharga daripada segala kemuliaan sorga.

1. Mengapa Yesus mendapatkan bagian dalam daging dan dara?
     “Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari dara dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematianNya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut.” Ibrani 2:14.
Catatan: Penjelmaan adalah untuk maksud kematian. Kematian Kristus bukanlah hanya suatu peristiwa kehidupan kemanusiaanNya; itu adalah maksud yang utama.  Ia menjadi manusia supaya Ia boleh mati sebagai manusia untuk manusia.

      2.      Apakah yang dihasilkan kematianNya?
“Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.” Matius 20:28.

      3.      Tentang apa yang dibicarakan Musa dan Elia dengan Kristus di atas gunung penjelmaan itu?
“Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergianNya yang akan digenapiNya di Yerusalem.”  Lukas 9:30, 31.

      4.      Menurut nubuatan tentang Mesias itu mengapa Yesus harus menderita dan mati?
Tetapi Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi manusia ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Baca Yesaya 53:8, 11, 12.
Catatan: Petrus mengatakan Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar (I Petrus 3:18). Dia “telah mati karena dosa-dosa kita” (I Korintus 15:3). Baca I Petrus 2:24. Kematian kristus adalah dilakukan untuk orang lain -  Dia adalah benar dan layak hidup tetapi Dia mati menggantikan manusia yang tidak benar dan pantas mati.

      5.      Apa yang dilakukan kematian Kristus untuk manusia?
“Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di surga, sesudah Ia mengatakan perdamaian oleh darah salib Kristus.” Kolose 1:19, 20.

      6.      Mengapa Kristus sanggup memberikan pengampunan kepada orang-orang berdosa?
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah di tebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus, yang sama seperti darah anak domba yang tak ternoda dan tak bercacat.” Kolose 1:19, 20.
Catatan: Yesus menjadi persembahan yang bersalah untuk dosa dan itu berdasarkan kematianNya supaya pengampunan diberikan kepada orang-orang berdosa. Baca Ibrani 9:22 dan Yesaya 53:12. Oleh kematian Kristus Allah dapat menunjukkan kemurahan hati kepada seluruh dunia. “Yang telah menyerahkan diriNya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.” I Timotius 2:6. Harga tebusan telah dibayar. Semua manusia kemungkinan diampuni; manusia harus menerima ini dengan iman kemudian pengampunan yang dibeli adalah miliknya.

Kesimpulan
     Kristus datang ke dunia dan mengalami maut bagi manusia (Ibrani 2:9). Karena Kristus datang dan mati Allah dapat memberikan keselamatan kepada manusia. Dia mati untuk orang-orang tidak benar (I Petrus 3:18). Dia mati untuk orang-orang berdosa (Roma 5:8). Dia mati untuk orang-orang durhaka (Roma 5:6). “Dan aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, aku akan manarik semua orang datang kepadaKu. Ini dikatakanNya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.” Yohanes 12:32, 33. Kematian kristus adalah maknit sorga yang besar untuk menarik semua orang kepadaNya.

III KESELAMATAN - 1. MANUSIA MEMERLUKAN KESELAMATAN



1. MANUSIA MEMERLUKAN KESELAMATAN

Keselamatan adalah penyelamatan manusia dari akibat-akibat dosa; terutama, kelepasan dari dosa dan kematian kekal melalui penebusan Yesus Kristus. Keselamatan adalah keperluan setiap hati manusia, “karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” Roma 3:23. 

1. Melalui siapa keselamatan diberikan?
“Maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati – bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu ……. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Kisah 4:10,12

2. Bagaimana keadaan manusia?
a.       Ia dilahirkan dalam dosa. Baca Mazmur 51:5, 58:3; Yesaya 48:8.
b.      Pengertiannya digelapkan. Baca Efesus 4:18
c.       Hatinya penuh kejahatan. Baca Yeremia 17:9
d.      Dia mati secara rohaniah. Baca Efesus 2:1 

3.      Mungkinkah manusia sendiri dapat mengubah keadaannya?
“Dapatkah orang Etiopia mengganti kulitnya atau macan tutul mengubah belangnya? Masakan kamu dapat berbuat baik, hai orang-orang yang membiasakan diri berbuat jahat?” Yeremia 13:23. Baca Roma 6:23, bagian pertama dan Roma 3:19, 20.

4. Apa yang diperlukan manusia dalam upaya mencari keselamatan?
a.       Kitab Suci. Baca II Timotius 3:15
b.      Berpaling kepada Allah. Baca Yesaya 45:22
c.       Percaya kepada injil kristus. Roma 1:16
d.      Menantikan kedatangan Kristus. Ibrani 9:28

5. Untuk siapa Kristus menjadi pokok keselamatan?
“Dan sesudah Ia mencapai kesempurnaanNya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepadaNya.” Ibrani 5:9.


 Kesimpulan

Kita dapat memperoleh keselamatan dengan iman kepada Kristus. “Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah, sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka. “Ibrani 7:25. Yudas 24 mengatakan kepada kita bahwa Dia “berkuasa menjaga supaya kamu jangan tersandung.” Keselamatan adalah cuma-cuma. Itu adalah berkat dari Allah. “Dari Tuhan datang pertolongan. berkatMu atas umatMu.” Mazmur 3:8. Penurutan yang dituntut Allah dari Adam dan Hawa di Taman Eden akan dilihatNya dipenuhi oleh umatNya yang sisa yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.” Wahyu 14:12.

Jumat, 06 Juli 2012

II. - 4. RENCANA ALLAH UNTUK PEMULIHAN MANUSIA - KEJATUHAN DAN PEMULIHAN MANUSIA

4. RENCANA ALLAH UNTUK PEMULIHAN MANUSIA
     Pencipta membuat manusia jujur (Pengkhotbah 7:29). Namun Iblis, ketika dibuang ke dunia ini, telah berhasil dalam penipuannya. Dengan perantaraan ular yang indah di Eden setan membuat Adam dan Hawa tidak percaya kepada Firman Allah dan kemudian masuk ke dalam pendurhakaan akan hukum-hukum Allah. Dengan demikian manusia sudah dibawa ke dalam perbudakan setan (II Petrus 2:19). "Sebab itu sama seperti dosa telah masuk kedalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa ini juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa." Roma 5:12.

1. Pada saat-saat Adam yang tergelap, ketika ia menyadari apa yang telah hilang dari padanya, pertanyaan apa yang dibuat Allah kepada ular itu yang memberikan semangat kepada Adam?
"Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." Kejadian 3:15.
Catatan: Ketika manusia berdosa Kristus yang menciptakan segala sesuatu (Yohanes 1:3) rela mati untuk dia. Kristus rela membayar upah dosa dan dalam pengertian ini Dia adalah "Anak Domba yang telah disembelih"sejak dunia dijadikan Wahyu 13:8. Baca I Petrus 1:18, 20.

2. Dari benih siapa pelepas manusia itu datang?
"Benih perempuan itu harus meremukkan kepala ular itu (Kejadian 3:15) Kristus harus dari benih perempuan itu dan lahir dari seorang perempuan supaya menjumpai ular itu..........dimana dosa memasuki umat manusia.

3. Apakah Kristus lahir dari seorang perempuan?
"Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus AnakNya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak." Galatia 4:4, 5. "Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudaranNya." Ibrani 2:17.

4. Ketika Kristus dilahirkan Maria apakah Ia mengambil sifat Maria?
"Ketika anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematianNya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut." Ibrani 2:14.
Catatan: Alkitab jelas menyatakan Ia mengambil sifat manusia "hanya tidak berbuat dosa." Ibrani 4:15. Ia menjadi letih (Yohanes 4:6). Ia menjadi lapar (Matius 4:2). Ia menjadi haus (Yohanes 19:28). Ini menunjukkan bahwa Yesus adalah manusia, namun Ia tidak pernah berdosa ataupun memenuhi keperluanNya.

5. Apa hubungan Kristus kepada Allah dan manusia?
"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib." Filipi 2:5-8.
Catatan: Kristus adalah di dalam bentuk Allah menjadi sama dengan manusia. Ia yang sama dengan Allah menjadi sama dengan manusia. Ia adalah Pencipta dan Tuhan tetapi Ia menjadi mahkluk ciptaan dan hamba. Dia yang adalah Allah menjadi manusia dan daging (Yohanes 1:1, 14)

6. Menjadi apa Kristus dibuat?
Dia menjadi daging (Yohanes 1:14). Dia "takluk kepada hukum Taurat" (Galatia 4:4). Kristus "kena kutuk" (Galatia 3:13). Kejahatan kita sekalian ditimpakan kepadaNya (Yesaya 53:6). Dia telah dibuat menjadi dosa (II Korintus 5:21).

7. Apa yang mendorong masuknya Kristus ke dalam keluarga manusia?
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Yohanes 3:16.
Catatan: Ketika Yesus mati di kayu salib Ia membayar hukuman kematian untuk dosa-dosa kita. Ini membuat pengampunan dan hidup kekal dapat diperoleh orang-orang yang menerima darahNya dengan iman. Baca Roma 3:23; I Petrus 2:24; Roma 3:24, 25.

8. Jaminan apa yang tersedia sehingga Kristus dapat menolong saya supaya menang melawan pencobaan?
"Itulah sebabnya, maka dalam segala hal ia harus disamakan dengan saudara-saudaraNya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai." Ibrani 2:17, 18.

Kesimpulan
     Kristus datang untuk mencari dan menyelamatkan manusia yang hilang (Lukas 19:10). Ia digambarkan seperti gembala yang mencari seekor domba yang hilang. Ia datang untuk memulihkan citra Allah di dalam diri manusia. Ia menaruh diriNya di antara orang-orang yang hilang. Dia dibuat menjadi dosa. Baca Yesaya 1:18. Rencana Allah adalah membuat manusia sempurna. Baca Matius 5:48 dan II Petrus 1:2-8.

II. - 3. MENGAPA ALLAH MENGIZINKAN DOSA? - KEJATUHAN DAN PEMULIHAN MANUSIA

3. MENGAPA ALLAH MENGIZINKAN DOSA
     Banyak orang yang telah bingung karena dosa dan penciptaannya, Iblis, masih ada. Bahkan sebagian orang membebankannya kepada Allah karena Ia mengizinkan dosa. Allah adalah baik, murah hati, dan penuh kuasa tetapi Ia juga adalah kasih. Setiap makhluk ciptaan dikaruniai dengan kebebasan memilih. Allah menginginkan manusia untuk melayaniNya sebab mereka memilih untuk berbuat demikian dan bukan karena mereka tidak dapat berbuat selain dari pada itu.

1. Mengapa Allah tidak membunuh setan ketika ia pertama kali berdosa dan mencegah dosa masuk ke dunia ini?
"Allah adalah kasih." I Yohanes 4:8.
Catatan: Pemerintahan Allah didasarkan atas kasih. Jika Allah sudah membinasakan Iblis dengan segera mahkluk-mahkluk sorga akan melayani Dia dengan takut. Kebebasan memberikan waktu untuk menghakimi sifat pemberontakan Iblis. Baca Ibrani 2:14 dan Yohanes 3:8.
     Kehidupan dan kematian Kristus membeberkan sifat Iblis yang sebenarnya dan akibat dosa. Dengan demikian dalam waktu yang tepat Allah akan dapat membinasakan Iblis dan dosa dengan izin semesta alam.

2. Apakah setan akan dibinasakan?
"Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematianNya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut." Ibrani2:14.
Catatan: Oleh karena Kristus belum kembali, waktunya belum tiba untuk pembinasaan Iblis. Allah mengizinkan iblis melaksanakan tujuannya. Lagi pula pembinasaan Iblis tidak akan terjadi hingga setiap orang mempunyai kesempatan untuk menerima Kristus dan hidup selama-lamanya. Pembinasaan Iblis akan terjadi sebelum dunia ini dibaharui sesudah kedatang Yesus kedua kali. http://nubuatanalkitabaz.blogspot.com/2012/06/pelajaran-47-kedatangan-yesus-kedua.html

3. Dapatkah kita menang dalam peperangan melawan setan, jika dapat , bagaimana?
"Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis." Efesus 6:10-11.
Catatan: Baca Efesus 6:12-18 di mana rasul itu menyatakan perlunya mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah. Senjata itu ada tujuh bagian dan menjadi jaminan kemenangan, Senjata itu terdiri dari kebenaran, keadilan, injil perdamaian, iman, keselamatan, Alkitab dan doa.

4. Bagaimana kita dapat mengalahkan pencobaan setan?
"Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu." Yakobus 4:7. "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." Filipi 4:13.
Catatan: Anda dapat hidup benar walaupun setan senantiasa berusaha mencobai. Tetapi bagaimana? Anda dapat menang dengan menyerahkan kehendak anda kepada Kristus. Jangan takut, Kristus sudah dicobai dalam segala hal, namum Ia tidak pernah berdosa. Ada kemenangan atas dosa dengan mengikuti petunjuk yang terdapat dalam Yesaya. "Berpalinglah kepadaKu dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain." Yesaya 45:22.

Kesimpulan
     Maksud Allah yang semula pada suatu hari akan digenapi. Akan ada dunia yang tidak berdosa, Tangan Allah telah diletakkan kepada bangsa-bangsa seperti yang dikatakan Alkitab, "Itulah rancangan yang telah dibuat mengenai seluruh bumi, dan itulah tangan yang teracung terhadap segala bangsa. Tuhan semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? TanganNya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?" Yesaya 14:26, 27. Setelah pertentangan antara Kristus dan Iblis dilanjutkan, maksud dan rencana Allah untuk manusia dikembangkan. Baca Yohanes 3:16, 17. Buatlah kehendakmu di pihak Allah untuk kemenangan atas dosa "Sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia." I Yohanes 4:4.

II. - 2. BAGAIMANA MANUSIA BERDOSA - KEJATUHAN DAN PEMULIHAN MANUSIA

2. BAGAIMANA MANUSIA BERDOSA
     Dosa timbul ketika Lucifer dan malaikat-malaikatnya meninggalkan kesetiaan mereka kepada Allah. Ketika mereka diusir dari sorga (Wahyu 12:9). Iblis memikirkan rencana supaya manusia mengikut dia. Inilah yang disebut pertentangan antara Kristus dan Iblis. Keduanya mencari para pengikut.

1. Apa yang dilakukan ular itu di taman Eden di mana manusia berada?
"Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yagn dijadikan oleh Tuhan Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu:"Tentu Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: 'Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.' Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: 'Sekali-kali kamu tidak akan mati.'" Kejadian 3:1-4.
Catatan: Ular itu adalah perantara yang olehnya Iblis menarik perhatian Hawa. Tidak kuat kebenaran itu dipegang, Dia tahu mereka dapat memakan buah pohon-pohon itu tetapi ia coba membuatnya Allah melarangnya. Ketika Hawa mengatakan kepadanya bahwa hanya buah pohon yang di tengah-tengah taman itu yang tidak boleh mereka makan atau pegang supaya mereka tidak mati kemudian Iblis mebantah Allah dan mengatakan dusta, "Sekali-kali kamu tidak akan mati."

2. Siapa yang dipercayai Adam dan Hawa, Allah atau Ular?
"Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagi pula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya." Kejadian 3:6.

3. Karena Adam berdosa bagaimana dosa ini mempengaruhi umat manusia?
"Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah mengajar kepada semua orang, karena semua orang berbuat dosa." Roma 5:12 Baca Roma 3:23; I Korintus 15:22, bagian pertama.

4. Apakah dosa itu?
"Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah." I Yohanes 3:4. Baca Roma 4:15. Hukum Allah menolong kita untuk mengetahui apakah dosa (Roma 3:20, bagian terakhir).

Kesimpulan
     Pendurhakaan kepada perintah Allah adalah dosa di Taman Eden. Prinsip yang sama tetap berlaku pada hari ini. Namun, orang tidak perlu terus mendurhaka dan berdosa. Kapan saja orang berdosa ia membuat pilihan itu. Baca Yosua 24:15.

Kamis, 05 Juli 2012

II. - 1. KEMURTADAN IBLIS -KEJATUHAN DAN PEMULIHAN MANUSIA

1. KEMURTADAN IBLIS
     Dari manakah asal dosa? dapatkah itu dilarang? Mengapa dosa ada sekarang? Masing-masing pertanyaan ini dapat dijawab. Tidak perlu bingung. Apa yang dikatakan Alkitab?

1. Apakah Allah yang menjadikan setan?
Tidak ada tulisan Alkitab yang menunjukkan Allah menjadikan setan. Semua yang diciptakan Allah adalah baik dan sempurna.

2. Siapa yang dijadikan Allah?
"Engkau tidak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu." Yehezkiel 28:15.
Catatan: Dalam fasal ini Pangeran Tirus menggambarkan Lusifer. Ini nubuatan dari raja Tirus secara harafiah, tetapi jika dibaca dengan teliti ini mempunyai arti yang lebih luas karena kesimpulan tertentu seperti "engkau di taman Eden, yaitu taman Allah." Ayat 13.

3. Apa jabatan Lusifer sebelum ia berdosa?
"Kuberikan tempatmu dekat kerub yang berjaga." Yehezkiel 28:14, bagian pertama. Dia disebut "kerub yang berjaga" dalam ayat 16. Karena jabatannya dekat ke takhta Allah tampaknya ia menjadi pemimpin para malaikat.

4. Bagaimana Lusifer menjadi setan?
"Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kau musnahkan demi semarakmu." Yehezkiel 28:17, bagian pertama. "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!: Yesaya 14:12-14.
Catatan: Di sini Iblis digambarkan di bawah.... Raja Babel. Sebagaimana Allah adalah raja di belakang takhta Israel, demikian juga Iblis adalah raja di belakang takhta penyembah berhala Tirus dan Babel dan kadang-kadang bangsa-bangsa dan pemimpin-pemimpin ini memantulkan sifat-sifat Iblis.


5. Apa yang dilakukan kemurtadan Iblis itu?
'Maka  timbullah peperangan di sorga. Mikael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya." Wahyu 12:7.


6. Apa akibat peperangan ini di sorga?
"Tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Setan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilempar ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya." Wahyu 12:8, 9. Ini sesuai dengan apa yang dikatakan Yesus, "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit." Lukas 10:18.


7. Di mana setan itu sekarang?
"Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat." Wahyu 12:12.


Kesimpulan
     Pertikaian antara Kristus dan Iblis terus di dunia ini. Setan itu terutama marah kepada orang yang berusaha memelihara  hukum-hukum Allah (Wahyu 12:17). Sebabnya karena orang-orang yang memelihara hukum itu akan memasuki kerajaan Allah dan hidup selama-lamanya (Wahyu 22:14). Karena Iblis adalah "pembohong" dan "pembunuh" (Yohanes 8:44) tidak selamat mengikuti anjuran-anjurannya. Oleh karena itu marilah kita tentukan untuk memperhatikan perintah Kristus: "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu." Yohanes 14:15.

I. ILHAM ALKITAB - 5 PONDASI KEBENARAN


5. PONDASI KEBENARAN

Dalam satu hal pada khotbah di atas Bukit Yesus membicarakan tentang nabi-nabi palsu. Ia juga menunjukkan kebodohan pekerjaan jika kehidupan tidak memenuhi syarat-syarat pekerjaan. Ia simpulkan khotbahNya dengan membandingkan orang-orang yang mendengar firmanNya dan melakukannya kepada orang bijaksana yang mendirikan rumahnya di atas batu. Rumahnya dapat menahan hujan, banjir dan angin. Sebaliknya orang yang mendirikan rumahnya di atas pasir Ia samakan kepada orang yang mendengar firmanNya tetapi tidak mau menurut. Rumah itu tidak tahan. Moral - mendengar dan melakukan firman Kristus.

1.Apa reaksi orang kepada ajaran Yesus?
"Dan setelah Yesus mengakhiri perkataan ini, takjublah orang banyak itu mendengar pengajaranNya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka." Matius 7:28-29.

2. Apa dinyatakan Paulus yang menjadi pondasi di atas mana kita harus membangun?
"Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus kristus." I Korintus 3:11.

3. Dapatkah Seorang diselamatkan tanpa mempercayai kebenaran?
"Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, Sebab Allah dari mulanya Telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percaya." II Tesalonika 2:13.
Catatan: Paulus memperingatkan para pembacanya bahwa "sejak dari permulaan." Allah telah memilih mereka. Ini bukanlah pilihan sewenang-wenang. Pilihan ini tergantung pada penyucian orang-orang yang dipilih. Penyucian dilakukan oleh Roh Kudus.

4. Menurut nasihat Paulus kepada Titus ajaran apa yang harus diberitakan para pengkhotbah?
"Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat.... dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu." Titus 2:1, 7.
Catatan: "Ajaran yang sehat" harus menjadi dasar semua peringatan dan itu akan membawa keyakinan (Titus 1:9). Ketika menyuruh Timotius untuk memberitakan firman Tuhan, Paulus mengingatkannya bahwa akan tiba suatu waktu apabila orang tidak mau mendengar "ajaran yang sehat"( II Timotius 4:14).

5. Jika seorang menolak kebenaran apakah akibatnya?
"Dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka. Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta, supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan." II Tesalonika 1:10-12.
Catatan: Jika seorang tidak mau mendengarkan kebenaran, doanya menjadi kekejian(Amsal 28:9). Paulus mengajarkan kepada Timotius bahwa menurut ajaran adalah penting. Baca I Timotius 4:16.

KESIMPULAN 
     Jangan sekali-sekali menutup mata kepada kebenaran. Baca Yohanes 12:35, 36.Yesus menunjukkan kebodohan ini (Matius 15:14). Ajaran palsu merusak iman beberapa orang (Timotius 2:18). Karena itu kita harus menentukan untuk menguji apa yang kita percayai melalui hukum (buku Musa) dan kesaksian semua nabi seperti yang diajarkan kepada kita dalam Yesaya 8:20. Marilah kita menolak tradisi manusia sebagai fondasi kebenaran. Yesus menyatakan semua ibadah adalah sia-sia sementara mengajarkan perintah manusia sebagai ajaran Allah (Matius 15:3-9).