Senin, 25 November 2013

V.4. KETIDAKPERCAYAAN DIPERSALAHKAN (Tujuh puluh Minggu)

V. KEPASTIAN NUBUATAN
4. KETIDAKPERCAYAAN DIPERSALAHKAN
(Tujuh puluh Minggu)

Orang suka tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias yang benar sesudah dengan hati-hati mempelajari nubuatan tujuh puluh Minggu. Lima ratus tahun sebelum kelahiranNya waktu nubuatan sudah dicatat yang memberitahukan lebih dulu tahun baptisan Kristus, tahun penyalibanNya, dan tahun dimana injil itu akan pergi kepada orang bukan Yahudi. Pembukaan rahasia nubuatan ini menunjukkan bukti yang kuat mengenai kepastian Firman Allah.

  1. Siapa yang diutus untuk menerangkan penglihatan (khayal) itu kepada Daniel?
“Dan aku mendengar dari tengah sungai Ular itu suara manusia yang berseru: “Gabriel memberikan keterangan dari domba jantan dan kambing jantan, dan tanduk kecil itu. Tetapi, dua ribu tiga ratus hari yagn disebutkan dalam Daniel 8:14 tidak diterangkan pada waktu yang sama oleh karena “Daniel lelah dan jatuh sakit beberapa hari lamanya.” Daniel 8:27.

  1. Apakah Gabriel kembali untuk melengkapi leteramgam 2300 hari?
“Sementara aku berbicara dalam doa, terbanglah dengan cepat ke arahku Gabriel, dia yang telah kulihat dalam penglihatan yang dahulu itu pada waktu persembahan korban petang hari. Lalu ia mengajari aku dan berbicara dengan aku: Daniel, sekarang aku datang utnuk memberi akal budi kepadamu untuk mengerti. Ketika engkau mulai menyampaikan permohonan keluarlah suatu firman, maka aku datang untuk memberitahukannya kepadamu, sebab engkau sangat dikasihi. Jadi camkanlah firman itu dan perhatikan penglihatan itu!’” Daniel 9:21-23.
Catatan: Kesembilan belas ayat pertama dari Daniel 9 menunjukkan Daniel membuat beberapa penelitian mengenai waktu penawanan. Dia yakin itu akan tujuh puluh tahun, tetapi kaena dia belum mengetahui makna dari 2300 hari ia takut Allah akan memperpanjang penawanan mereka. Maka Daniel berdoa, mengakui dosa-dosanya, dan memohon supaya penawanan jangan diperpanjang.

  1. Berapa banyak dari 2300 hari diberikan kepada bangsa Yahudi?
“Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.” Daniel 9:24.
Catatan: Perkataan “ditetapkan” berarti dikurangi, karena ketujuh puluh minggu ini adalah dalam suatu rangkaian nubuatan lambang (Daniel 8 dan 9) jangka waktu ini harus ditafsirkan menurut prinsip satu hari untuk satu tahun yang disebutkan dalam Yehezkiel 4:6 dan Bilangan 14:34. Berdasarkan ini ketujuh puluh minggu itu menunjukkan 70 x 7 atau 490 tahun.

  1. Lima peristiwa besar apakah dinyatakan nubuatan ini?
“Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa; dan enam puluh dua kali tujuh masa lamanya kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan paritnya, tetapi di tengah-tengah kesulitan. Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa. Maka datanglah seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu, tetapi raja itu akan menemui ajalnya dalam air bah; dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan, seperti yang telah ditetapkan. Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu.” Daniel 9:25-27.
Catatan: (1)Ada “perintah untuk memperbaiki dan membangun Yerusalem” (2)”Jalan dan tembok akan dibangun kembali”(3)”Hingga kepada Mesias Putra Raja itu.”(4)Mesias itu akan dipenggal”pada pertengahan minggu itu? (5)Pintu kasihan nasional harus diakhiri pada penutupan dari tujuh puluh minggu nubuatan itu.

  1. Tahun berapa ditentukan untuk perintah membangun kembali Yerusalem?
Ada tiga perintah yang memberikan izin bagi bangsa Ibrani yang terbuang itu untuk kembali ke negrinya. Perintah koresy pada tahun 537 sebelum Masehi yang berhubungan dengan pembangunan kaabah kembali, pengembalian bejana-bejana suci dan penyembahan kaaba (Ezra 1:1-4). Perintah Darius tahun 519 sebelum Masehi adalah pembaruan perintah pertama karena ada beberapa halangan pekerjaan itu (Ezra 6:7-12). Terakhir perintah Artahsasta tahun 457 Sebelum Masehi, tambahan pula untuk melancarkan pembangunan perbaktian kembali di Yerusalem dan memungkinkan pembentukan negara Ibrani dan suatu pemerintahan lokal (Ezra 7:11-26). Dalam Ezra 6:14 ketiga perintah ini menunjuk kepada “perintah Allah orang Israel.”
Catatan : Tujuh minggu pertama atau 49 tahun (Daniel 9:25) adalah untuk melihat pembangunan kembali tembok Yerusalem. Kota itu sudah mulai berbentuk tahun 408 Sebelum Masehi.

  1. Apa makna ungkapan “hingga kepada Mesias Putra Raja itu”?
Mesias akan kelihatan pada akhir dari 69 minggu atau 483 tahun. Mulai musim rontok tahun 457 Sebelum Masehi sampai tahun 1 Sesudah Masehi akan menjadi 457 tahun penuh, tetapi nubuatan mengatakan 483 tahun kepada Mesias jadi 26 tahun lagi akan memperpanjang waktu ini  kepada musim rontok tahun 27 Sesudah Masehi. Mesias artinya Kristus atau yang diminyaki (diurapi). Pada zaman dulu imam-imam dan raja-raja diurapi apabila mereka memulai pekerjaannya.
Catat fakta-fakta berikut:
a.       Kristus diurapi oleh Roh Kudus (Kisah 10:38).
b.      Roh Kudus turun kepada Yesus pada waktu dibaptiskan apabila Ia memulai pekerjaannya (Matius 3:16).
c.       Yesus disebut Mesias oleh para pengikutNya yang dekat (Yohanes 1:41)
d.      Yesus menyaksikan pengurapan diriNya di hadapan umum (Lukas 4L14-21).
e.       Ketika Kristus mengatakan, sesudah baptisanNya, “waktunya telah genap,” Ia mengumumkan penutupan dari ke 69 minggu dan dengan dimikian mengambil Daniel 9 sebagai bukti kemesiasanNya (Markus 1:15).
Catatan : Waktu yang 490 tahun ini dalam banyak hal adalah klimaks besar dari zaman Perjanjian Lama – zaman para bapa, nabi, dan raja-raja yang mengharapkan – sebagaimana itu harus disempurnakan oleh munculnya, pelayanan dan kematian Mesias yang menebus. Malang bangsa Yahudi memenuhi mangkok pelanggarannya, tetapi adalah kehidupan dan kematian Mesias yang memunkinkan “akhir-dosa”- yang telah membuat “pendamaian untuk kejahatan” dan yang telah membawa “kebenaran yang kekal.” PelayananNya telah menguatkan nubuatan. Tetapi lebih dari pada itu sudah disempurnakan Pengurapan “Yang Maha Kudus” menunjuk kepada pelantikan Mesias sebagai Imam Besar manusia dalam kaabah sorga untuk memberikan jasa-jasaNya demi keperluan pria dan wanita yang bertobat. Baca Ibrani 8:1, 2; 9:24. Dalam nubuatan ini ada suatu usaha untuk mengangkat perhatian kita ke kaabah sorga. Itu telah diberitahukan lebih dulu dalam Mazmur 110:4; Yesaya 53:12; Zakaria 6:11-14 bahwa Kristus akan menjadi imam. Dalam buku Daniel ini kepada kita ditunjukkan kaabah di mana Dia akan melayani. Ini diperkuat dan diuraikan dalam buku Ibrani.

7.      Bagaimana ramalan itu digenapi bahwa Mesias itu akan disingkirkan pada pertengahan minggu?
Tiga setengah tahun melaksanakan pekerjaanNya; kemudian Ia “disingkirkan” tetapi bukan untuk diriNya, “pada pertengahan yang 70 minggu.” Sehingga Dia menghentikan “korban dan persembahan keapda Tuhan” ternyata dengan terbelah duanya tabir Bait Suci (matius 27:51). Dan itu harus diteliti bahwa Dia “memperkuat perjanjian dengan banyak orang untuk satu minggu,” atau tujuh tahun seperti yang diramalkan. Dia lakukan ini utnuk 3 ½ tahun selama pekerjaanNya untuk orang banyak, dan untuk 3 ½ tahun sesudah penyalibanNya oleh rasul asli (Ibrani 2:3) membuat jumlah tujuh tahun.

8.      Tindakan apa dari pihak para pemimpin Yahudi mengakhiri masanya percobaan 490 tahun untuk bangsa Yahudi?
Baca Kisah 7:54-60
Catatan: Pelemparan Stefanus adalah penolakan injil yang resmi oleh para pemimpin yang bertanggung jawab (Kisah 7:51-54). Oleh karena penganiayaan yang membuat orang-orang Kristen terpencar-pencar kemudian mereka mulai membawa injil itu kepada orang-orang yang bukan Yahudi. Filipus berkotbah kepada orang Samaria dan orang sida-sida dari Etiopia (Kisah 8:5, 27-29). Kemudian satu waktu Saul bertobat (Kisah () dan menjadi rasul kepada orang-orang yang bukan Yahudi.

9.      Hal-hal penting apakah akan dikerjakan dalam waktu tujh puluh minggu ini menurut malaikan Gabriel?
“Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kegasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.” Daniell 9:24

KESIMPULAN


Apa gunanya nubuatan tujuh puluh minggu ini bagi kita? Itu menambah keyakinan kita kepada wahyu Firman Allah. Itu adalah pertunjukkan kasih dan rahmat Allah yang berhubungan dengan umatNya. Itu menolong untuk membuka waktu besar nubuat Daniel 8:14. Terutama, Yesus Kristus ditunjukkan menjadi Mesias yang benar. Tentang Kristus kita dapat mengatakan bersama Filipus, “Kami telah menemukan Dia, yang disebut Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi.” Yohanes 1:45.



V.3. IBLIS MEMALSUKAN PEKERJAAN KRISTUS DALAM SORGA (Daniel 8)

3. IBLIS MEMALSUKAN PEKERJAAN KRISTUS DALAM SORGA (Daniel 8)

Hanya “Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu Kristus Yesus.” 1 Timotius 2:5. Kristus adalah ; jalan yang baru dan yang hidup” (Ibrani 10:19-22) ke hadapan Allah. Dialah tangga dari dunia ke sorga (Yohanes 1:51). Doa  dan permohonan kita naik kepada Allah melalui Kristus Dia mengambil tempat imam manusia, mezbah, upacara, dan korban (Yohanes 14:6).

Setan sudah berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkan pekerjaan Tuhan kita yang menyelamatkan ini. Allah tahu ia akan melakukan hal ini. Dia meramalkan itu untuk mengamarkan kita terhadap usaha musuh untuk membatalkan pekerjaan Kristus untuk kita di dalam sorga. Ini adalah pokok nubuatan Daniel 8.

  1. Binatang apa dilihat Daniel dan melambangkan apakah itu?
“Aku mengangkat mukaku dan melihat, tampak seekor domba jantan berdiri di depan sungai itu; tanduknya dua dan kedua tanduk itu tinggi, tetapi yang satu lebih tinggi dari yang lain, dan yang tinggi itu tumbuh terakhir. Aku melihat domba jantan itu menanduk ke barat, ke utara, dan ke selatan, dan tidak ada seekor binatangpun yang tahan menghadapi dia, dan tidak ada yang dapat membebaskan dari kuasanya; ia berbuat sekehendak hatinya dan membesarkan diri………Domba jantan yang kau lihat itu, dengan kedua tanduknya, ialah raja-raja orang Media Persia.” Daniel 8:3,4,20.
Catatan: Kekuasaan doma ini menjadi “besar.” Itu digambarkan dalam Daniel 2 dengan dada dan lengan perak dari patung besar dalam Daniel 7 dengan beruang.

2.      Binatang apa dilihat Daniel berikutnya dan kekuasaan apa yang digambarkannya?
“Tetapi sementara aku memperhatikannya, tampak seekor kambing jantan datang dari sebelah barat, yang melintasi seluruh bumi tanpa menginjak tanah; dan kambing jantan itu mempunyai satu tanduk yang aneh di antara kedua matanya. Ia datang pada domba jantan yang dua tanduknya dan yang kulihat berdiri di depan sungai itu, lalu menyerangnya dengan keganasan yang hebat. Aku melihatnya mendekati domba jantan itu, ia menggeram, lalu ditanduknya domba jantan itu, dipatahkannya kedua tanduknya, dan domba jantan itu tidak berdaya untuk tahan menghadapi dia; dihempaskannya dia ke bumi, diinjak-injaknya, dan tidak ada yang melepaskan domba jantan itu dari kuasanya. Kambing jantan itu sangat membesarkan dirinya, tetapi ketika ia sampai pada puncak kuasanya, patahlah tanduk yang besar itu, lalu pada tempatnya tumbuh empat tanduk yang aneh, sejajar dengan keempat mata angin yang dari langit………. Dan kambing jantan yang berbulu kesat itu ialah raja negeri Yunani, dan tanduk besar yang di antara kedua matanya itu ialah raja yang pertama.” Daniel 8:5-8, 21.
Catatan: Kekuasaan besar ini menjadi “sangat besar.” Itu dilambangkan dalam Daniel 2 oleh perut dan paha tembaga dari patung dan dalam mimpi Daniel 7 oleh binatang macan tutul. “Tanduk yang menarik perhatian” menggambarkan Iskandar Yang Agung. Sesudah membuat Yunani menjadi kerajaan yang besar dia tiba-tiba mati dalam usia tigapuluhan. Sesudah meminum minuman keras Iskandar menjadi sakit “demam rawa”. Ini adalah nama kuno untuk malaria yang akhirnya menuntut hidupnya.

3.      Apa yang dilambangkan keempat tanduk itu?
“Kambing jantan itu sangat membesarkan dirinya, tetapi ketika ia sampai pada puncak kuasanya, patahlah tanduk yang besar itu, lalu pada tempatnya tumbuh empat tanduk yang aneh, sejajar dengan keempat mata angin yang dari langit…..Dan bahwa tanduk itu patah dan pada tempatnya itu muncul empat buah , berarti: empat kerajaan akan muncul dari bangsa itu, tetapi tidak sekuat yang terdahulu.” Daniel 8:8, 22.
Catatan: Sesudah kematian Iskandar Yang Agung banyak jenderal yang berusaha mengambil alih kepemimpinan. Kemudian Kerajaan Yunani terbagi atas empat jenderal Iskandar yang terkemuka. Cassander menjadi pemerintah Makedonia dan Yunani; Lysymachus menjadi pemerintah atas Babel dan Assyria, Ptolemy menjadi pemerintah Mesir, Palestina, dan sebagian Syria. Sejak itu kerajaan Iskandar sudah terbagi seperti yang diramalkan “sejajar dengan keempat mata angin yang dari langit.”

4.      Kuasa apa yang digambarkan tanduk kecil itu?
“Maka dari salah satu tanduk itu muncul suatu tanduk kecil yang menjadi sangat besar ke arah selatan, ke arah timur, dan ke arah Tanah Permai. Ia menjadi besar, bahkan sampai kepada bala tentara langit, dan dari bala tentara itu, dari binatang-binatang, dijatuhkannya beberapa ke bumi, dan diinjak-injaknya. Bahkan terhadap Panglima bala tentara itupun ia membesarkan dirinya, dan daripadaNya diambilnya korban persembahan sehari-hari, dan tempatNya kudus dirobohkannya. Suatu kebaktian diadakan secara fasik menggantikan korban sehari-hari, kebenaran dihempaskannya ke bumi, dan apapun yang dibuatnya, semuanya berhasil.” Daniel 8:9-12.
Catatan:  Di sini digambarkan kekuasaan yang dilambangkan oleh keempat binatang dan tanduknya yang kecil dari Daniel 7:19-21. Kekuasaan tanduk kecil ini adalah hasil pekerjaan Iblis. Dalam penaklukannya Roma Kafir “menjadi sangat besar ke arah selatan, ke arah timur, dan ke arah tanah Permai.” Dia juga berdiri melawan Kristus, raja segala raja. Tetapi titik beratnya ialah kekuasan tanduk kecil. Karena pekerjaannya yang membinasakan melawan Allah, kaabahNya, dan orang-orang suciNya, itu disebut “kefasikan yang membinasakan.” Ketika Yesus menunjuk kepada kitab suci ini Ia menyatakan itu “pembinasa yang keji” Matius 24:15.

5.      Apa yang diambil kekuasaan tanduk yang kecil itu?
“Bahkan terhadap Panglima bala tentara itupun ia membesarkan dirinya, dan dari padaNya diambilnya korban persembahan sehari-hari, dan tempatNya yang kudus dirobohkannya. Suatu kebaktian diadakan secara fasik menggantikan korban sehari-hari, kebenaran dihempaskannya ke bumi, dan apapun yang dibuatnya, semuanya berhasil.”
“Kemudian kudengar seorang kudus berbicara, dan seorang kudus lain berkata kepada yang berbicara itu: ‘Sampai berapa lama berlaku penglihatan ini, yakni korban sehari-hari dan kefasikan yang membinasakan, tempat kudus yang diserahkan dan bala tentara yang diinjak-injak?’ Maka ia menjawab: ‘Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar.’”

“Sedangkan aku Daniel, melihat penglihatan itu dan berusaha memahaminya, maka tampaklah seorang berdiri di depanku, yang rupanya seperti seorang laki-laki.” Daniel 8:11-15.
Catatan: Perkataan “korban” adalah perkataan pengganti dan tidak terdapat dalam bahasa Ibrani asli. Perkataan “sehari-hari” dalam bahasa Ibrani ialah tamid artinya selalu atau tetap. Tamid dipergunakan dalam Keluaran, Imamat, dan Bilangan yang berhubungan dengan upacara kaabah yang terus menerus atau tetap. Upacara kaabah duniawi sehari-hari dan terus-menerus menunjuk ke depan kepada pengantaraan pribadi Kristus yang terus sebagai Imam Besar kita dalam sorga. Berkali-kali, paling sedikit lima belas kali, penulis buku Ibrani menyatakan pengantaraan Kristus yang terus-menerus. Baca Ibrani 5:6; 6:20; 7:3, 8, 16, 17, 21, 24, 25, 28; 10:12; 13:8. Pekerjaan Kristus dalam sorga adalah harian yang benar dari Daniel 8.

6.      Bagaimana kekuasaan tanduk kecil itu mengambil korban sehari-hari?
Ini dilakukan dengan mendirikan korban harian tiruan keimamatan manusia dalam tempat pekerjaan keimamatan Kristus. Manusia diajar untuk melihat kepada imam manusia dan untuk anugerah melalui perbuatan-perbuatan yang berpahala.
Catatan: Rasul-rasul mempercayai dan mengajarkan kebenaran yang terus menerus dikerjakan dalam sorga bagi orang-orang yang sukarela mendekati Allah melalui Kristus Yesus. Baca Ibrani 7;25 dan 1 Yohanes 2:1. Selama Abad Pertengahan ada upaya untuk lebih menekankan kekuasan kepala gereja yang dapat dilihat bukan kekuasaan Kristus. Jalan masuk langsung kepada Kristus oleh semua orang percaya sudah digantikan oleh pemujaan pekerjaan keimamatan. Ada upaya yang berangsur-angsur untuk mengembangkan suatu sistem keselamatan oleh imam di dalam Kristus. Pekerjaan pengentaraan Kristus, sebagai Imam Besar dalam sorga berangsur-angsur dikesampingkan dan dihilangkan. Sistem yang bertumbuh itu mengalihkan perhatian manusia dari Kristus dan menghalang-halangi mereka dari berkat dan keuntungan pelayananNya. Hanya keimamatan dan pelayanan Kristus yang dapat mengangkat dosa. Ini adalah suatu pelayanan dalam kaabah sorga. Karena ketika Kristus berada di atas dunia ini Dia bukanlah seorang imam. “Sekiranya Ia di bumi ini, Ia sama sekali tidak akan menjadi imam.” Ibrani 8:4.

KESIMPULAN



Penglihatan dari Daniel 8 lebih dari pada pertentangan bangsa-bangsa. Itu membawa perhatian kita kepada peniadaan korban harian yaitu upaya seluruh dunia untuk menjatuhkan Kristus sebagai pengantara manusia satu-satunya. Kenyataannya adalah, “Jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus yang adil.” 1 Yohanes 2:1, bagian terakhir.

Jumat, 22 November 2013

V.2. KEPASTIAN NUBUATAN - SIAPAKAH ANTI KRISTUS ITU

2. SIAPAKAH ANTI KRISTUS ITU?

Allah memberikan khayal kepada Daniel yang menyatakan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi beberapa abad sesudah zamannya. Dalam Daniel 7 Allah menggambarkan dalam lambang yagn cocok bangun dan jatuhnya bangsa-bangsa dari zaman Daniel sampai kepada timbulnya Anti Kristus. Setiap pelajaran nubuatan Alkitab mencemaskan timbulnya Anti Kristus dan pekerjaan kuasanya.

  1. Apa yang dilihat oleh Daniel pada tahun pertama dari Belsyazar, raja Babel?
“Pada tahun pertama pemerintahan Belsyazar, raja Babel, bermimpilah Daniel dan mendapat penglihatan-penglihatan di tempat tidurnya. Lalu dtiuliskannya mimpi itu, dan inilah garis besarnya: Berkatalah Daniel, demikian: ‘Pada malam hari aku mendapat penglihatan, tampak keempat angin dari langit mengguncangkan laut besar, dan empat binatang besar naik dari dalam laut, yang satu berb eda dengan yang lain. Yang pertama rupanya seperti seekor singa, dan mempunyai sayap burung rajawali, aku terus melihatnya sampai sayapnya tercabut dan ia terangkat dari tanah dan ditegakkan pada dua kaki seperti manusia, dan kepadanya diberikan ahti manusia. Dan tampak ada seekor binatang yang lain, yang kedua, rupanya seperti beruang; ia berdiri pada sisinya yang sebelah, dan tiga tulang rusuk masih ada di dalam mulutnya di antara giginya. Dan demikianlah dikatakan kepadanya: Ayo, makanlah daging banyak-banyak. Kemudian aku melihat, tampak seekor binatang yang lain, rupanya seperti macan tutul; ada empat sayap burung pada punggungnya, lagi pula binatang itu berkepala empat, dan kepadanya diberikan kekuasaan. Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu, tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan ia sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi, ia melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kakinya; ia ber beda dengan segala binatang yang terdahulunya; lagipula ia bertanduk sepuluh. Sementara aku memperhatikan tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu tanduk lain yang kecil, sehingga tiga dari tanduk-tanduk yang dahulu itu tercabut; dan pada tanduk itu tampak ada mata seperti mata manusia dan mulut yang menyombong.
“ Daniel 7:1-8.
Catatan:Kepada Daniel ditunjukkan empat binatang yang berbeda satu dengan yang lain. Mereka keluar dari laut. Binatang keempat mempunyai sepuluh tanduk dan akhirnya sebuah tanduk kecil keluar dari kesepuluh tanduk itu.

  1. Tiga golongan lambang apakah yang di lihat Daniel?
Kepadanya ditunjukkan laut, empat binatang, dan empat angin yang mengguncang laut.

  1. Apakah yang di lambangkan angin dalam nubuatan Alkitab?
Baca Yeremia 49:35-37 dan Yeremia 51:1, 11
Catatan: Dalam nubuatan angin mengartikan pertentangan, kegaduhan politik, dan perang. Pertentangan angin dalam nubuatan ini menggambarkan bangun dan jatuhnya kerajaan-kerajaan; peristiwa-peristiwa ini dilakukan dengan pertentangan politik.

  1. Apakah yang dilambangkan laut dan air dalam nubuatan?
“Lalu ia berkata kepadaku: Semua air yang telah kulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.” Wahyu 17:15. Baca Yesaya 17:12, 13.

  1. Apa yang digambarkan binatang keempat?
“Binatang-binatang besar yang empat ekor itu ialah empat raja yang akan muncul dari dalam bumi……Maka demikianlah katanya: Binatang yang keempat itu ialah kerajaan yang keempat yang akan ada di bumi, yang akan berbeda dengan segala kerajaan dan akan menelan seluruh bumi, menginjak-injaknya dan meremukkannya.” Daniel 7:17, 23.
Catatan:  Patung besar dari Daniel 2 terbuat dari empat logam yang menggambarkan empat kerajaan. Keempat binatang menggambarkan keempat kerajaan yang sama, Babel, Madai Parsi, Yunani, dan Roma. Kerajaan keempat terbagi sepuluh bagian (sepuluh jari kaki).

  1. Apa yang dilambangkan kesepuluh tanduk?
“Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka, akan muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu dan akan merendahkan tiga raja.” Daniel 7:24
Catatan: Kesepuluh raja yang disebutkan di sini yang menggambarkan sepuluh kerajaan bukan duga-dugaan saja. Dalam ayat 17 keempat binatang itu disebutkan untuk menggambarkan empat raja dan binatang keempat secara khusus disebut “kerajaan keempat.” Karena keempat tanduk dalam daniel 8:22 disebut empat kerajaan, adalah pantas menduga bahwa kesepuluh tanduk ini adalah sepuluh kerajaan juga.

  1. Apa dikatakan Daniel tentang binatang pertama?
Menurut Daniel 7:4 itu adalah seekor singa. Ia mempunyai sayap burung rajawali dan akhirnya hati manusia diberikan kepadanya. Sayap rajawali menggambarkan kemenangan Babel yang cepat (Ulangan 28:49). Pada malam pesta Belsyazar, ketika tangan menuliskan nasib malang Babel di dinding, hati manusia diberikan kepadanya (Daniel 5:1-6).

  1. Apa dikatakan tentang beruang?
Dalam Daniel 7:5 beruang digambarkan dengan tiga tulang rusuk dalam mulutnya. Ini melambangkan penaklukan Babel, Lajdia, dan Mesir oleh Madai Parsi.

  1. Apa dikatakan nabi itu tentang binatang ketiga?
Dia sebutkan dalam Daniel 7:6 binatang itu seperti macan tutul. Keempat sayapnya menggambarkan kecepatan gerakan yang tiada bendingannya. Ini benar mengenai kerajaan Yunani. Keempat kepala adalah keempat b again dari kerajaan Yunani sesudah kematian Iskandar Zulkarnain, di antara keempat jendralnya yang terpenting-Cassander, Lysimachus, Ptolemy, dan Seleucus.

  1. Lukisan apa diberikan mengenai binatang keempat?
Binatang ini dilukiskan dalam Daniel 7:7 sebagai menakutkan dan kuat. Binatang itu mempunyai gigi besar dari besi dan sepulu tanduk yang menggambarkan sepuluh bagian dari Romba B arat, sama seperti yang digambarkan sepuluh jari kaki patung dalam Daniel 2, yakni Alemani, Ostrogoth, Visigoths, Franks, Vandals, Suevi, Burgudians, Heruli, Anglo saxons, dan Lombard.

  1. Apa yang tumbuh dari kesepuluh tanduk itu (bangsa-bangsa Eropa)?
Menurut Daniel 7:8, 24 tumbuhlah kuasa sebuah tanduk kecil yang mempunyai “mata seperti mata manusia dan mulut yang menyombong.” Ini menggambarkan timbulnya kuasa politik agama. Karena Heruli, Ostrogoths, dan Vandals menentang ajaran dan tuntutan sistem ini kuasa tanduk kecil ini muncul ke garis depan ketika mereka memberanikan diri tanduk kecil itu harus berbeda dari kesepuluh tanduk yang menunjukkannya akan menjadi kuasa agama yang bekerja t erutama dalam kerajaan agama dan juga dalam urusan politik. Sistem ini berhasil mencabut Heruli tahun 493 sesudah Masehi, Vandals tahun 534 sesudah Masehi, dan Ostrogoths tahun 538 sesudah Masehi.

12.  Empat perincian apakah disebutkan dalam nubuatan ini yang mempersamakan sistem ini sebagai Anti Kristus?
“Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.” Daniel 7:25.
Catatan: Dua tanda yang mempersamakan ialah waktu dan tempat. Tanduk kecil itu muncul sesudah penghancuran Kerajaan Roma di Barat (476 sesudah Masehi). Tanduk kecil itu juga muncul dari antara bangsa-bangsa Eropa barat. Itulah sebabnya yang nyata bahwa tanduk kecil ini atau kuasa Anti Kristus yang akan bangkit pada waktu dan tempat yang tertentu tampak seperti yang di ramalkan. (Kunci-kunci ini menolong kita untuk mengetahui bahwa tanduk kecil Anti Kristus itu tidak akan datang pada akhir zaman seperti yang di ajarkan sekarang.)

13.  Apakah sistem ini sudah menjalankan semua kekuasaan yang harus dilakukan tanduk kecil ini?

    1. Akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi.”
Kekuasaan ini sudah menggunakan nama yang hanya dapat dimiliki Allah. Allah adalah makhluk unggul dari alam semesta. Dia adalah Pencipta. Dia pantas menerima penyembahan dan pemujaan kita. Manusia diciptakan “sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat.” Ibrani 2:7. Itulah sebabnnya manusia jangan sekali-kali berpikir untuk memuliakan dirinya di atas Allah. Selama abad pertengahan sistem politik agama yang berkuasa membuat dirinya kadang-kadang bukan hanya sama malahan di atas Allah. Kebenaran oleh perbuatan menggantikan firman Allah. Sebagian orang mengambil tempat-tempat yang sama dengan Allah

    1. “Akan menganiaya orang-orang kudus milik yang Mahasuci.”
Ini adalah gambaran penganiayaan. Diperkirakan secara cermat bahwa pada Abad Pertengahan 50.000.000 orang yang mati syahid oleh karena sistem ini. Penyelidikan ini baik ciptaan maupun alat dari kekuasan ini adalah utnuk menghadapi orang-orang yang ingkar.

    1. Akan “berusaha untuk mengubah waktu dan hukum.”
Menurut Daniel 2:21 Allah itulah yang mengendalikan bangsa-bangsa dan adalah hak istimewaNya saja untuk mengubah waktu. Karena tanduk kecil yang berusaha mengubah waktu adalah melakukan pekerjaan Allah yang berusaha membentuk sejarah. Bagaimana sistem ini berusaha mengubah hukum? Para ahli sejarah menceritakan kemurtadan dari abad-abad Kristen mula-mula pada waktu mana banyak ajaran dan kebiasaan yang bertentangan dengan kehendak Allah diperkenankan. Kekuasaan tanduk kecil ini bertanggung jawab membuat hari Minggu hari perbaktian. Sejarah menyatakan bagaimana hal ini semua terjadi dan menunjukkan bahwa sejarah itu adalah bertanggung jawab. Dalam beberapa catekhismus hukum kedua sama sekali dibuang, hukum kesepuluh dibagi dua dan hukum keempat diubah.

    1. “Dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.”
Di sini Allah berhati-hati memisahkan waktu keunggulan sistem ini. (Dalam bahasa Aram perkataan itu diterjemahkan “masa” dalam Daniel 4:16, 23, 25, 32 diartikan “satu tahun.” Dua masa datang dari perkataan yang sama sebagai “masa” dan kebanyakan para sarjana setuju ini menunjukkan “dua masa” atau dua tahun. Perkataan yang diterjemahkan “setengah masa” boleh diterjemahkan “setengah.” Dengan demikian kekuasaan tanduk kecil itu harus menjadi unggul untuk satu masa dua masa, dan setengah masa.) Ketika raja Nebukadnezar dipecat sampai 7 masa berlalu (Daniel 4:25), ini adalah 7 tahun. Dalam perkiraan nubuatan ada tiga puluh hari untuk satu bulan atau 360 hari untuk satu tahun. Itulah sebabnya tiga setengah masa akan menjadi 1260 hari. Dalam Wahyu 12:14 gerja Allah dikatakan akan dalam pengasingan untuk satu masa, dua masa dan setengah masa. Dalam Wahyu 12:6 Allah menerangkan ini menjadi 1260 hari. Peraturan untuk menafsirkan waktu nubuatan ialah “satu hari adalah satu tahun.” Yehezkiel 4:4-6. Waktu keunggulan dari tanduk kecil itu mulai tahun 538 sesudah Masehi ketika Ostrogoths, kekuasaan terakhir dari ketiga kekuasaan itu tercabut. Akhir dari 1260 tahun itu ialah tahun 1798. Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada waktu itu menyebabkan kekuasaan ini mendapat lukaparah. Buat sementara waktu kekuasaannya diambil.
Catatan: Itulah sebabnya sejak kekuasaan tanduk kecil itu telah (1)mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, (2) menganiaya dan membunuh orang-orang kudus, (3) berusaha mengubah waktu dan hukum, (4)berkuasa selama 1260 tahun seperti yang diramalkan, sudah pasti itulah kekuasaan yang ditunjukkan nubuatan tersebut. Nubuatan ini tidak berbicara melawan kepribadian tetapi melawan sistem.

KESIMPULAN


Baca Daniel 7:9, 10. Di sini Allah menyatakan permulaan penghakiman. Dalam Daniel 7 penghakiman terakhir disebutkan tiga kali (ayat 10, 22, 26). Kerajaan Allah yang kekal disebutkan empat kali (ayat 14, 18, 22, 27). Adalah nyata bahwa walaupun Iblis telah lama menjalankan peperangan melawan hukum Allah, namun Kristus akan mempunyai perintah terakhir!


Dipihak manakah engkau berdiri dalam pertentangan antara kebenaran dan kesalahan? “Siapakah yang memihak kepada Tuhan?” Keluaran 32:36. Buatlah milikmu sendiri keputusan dari Yosua 24:15.

V.1 KEPASTIAN NUBUATAN - PENDAHULUAN SEJARAH DUNIA


  1. PERTUNJUKAN PENDAHULUAN ALLAH TENTANG SEJARAH (Daniel 2).

     Nubuatan dari fasal ini mencakup abad-abad dari Daniel hingga kedatangan Yesus. Itu dianggap menjadi nubuatan yang paling menarik perhatian dalam Alkitab karena itulah yang paling lengkap. Itu memberikan suatu sejarah dunia yang berderet-deret dari zaman Daniel hingga kepada akhirnya. Fasal ini dibuka dengan menggambarkan raja yang terbesar dari kerajaan duniawi dalam rumahnya di atas tempat tidurnya. “pada tahun yang kedua pemerintahan Nebukadnezar bermimpilah Nebukadnezar.” Daniel 2:1, bagian pertama.

1.    Apabila Allah memberikan suatu mimpi apa maksudNya seperti yang dinyatakan pembicaraan Elihu kepada Ayub?
“Mengapa engkau berbantah dengan Dia, bahwa Dia tidak menjawab segala perkataanmu? Karena Allah berfirman dengan satu dua cara, tetapi orang tidak memperhatikannya. Dalam mimpi, dalam penglihatan waktu malam, bila orang nyenyak tidur, bila berbaring di atas tempat tidur, maka Ia membuka telinga manusia dan mengejutkan mereka dengan teguran-teguran utnuk menghalangi manusia dari pada perbuatannya, dan melenyapkan kesombongan orang.” Ayub 33:13-17.

2.    Ketika raja itu bangun apa yang terjadi?
“Kata raja kepada mereka:’Aku bermimpi, dan hatiku gelisah, karena ingin mengetahui mimpi itu.’……, Tetapi raja menjawab para Kasdim itu:’Aku telah mengambil keputusan, yakni jika kamu tidak memberitahukan kepadaku mimpi itu dengan maknanya, maka kamu akan dipenggal-penggal dan rumah-rumahmu akan dirobohkan menjadi timbunan puing.’” Daniel 2:3, 5.
Catatan: Pikiran raja itu telah terkesan tetapi ia tdak dapat mengingat mimpi itu.

3.    Bagaimana pengetahuan pura-pura dari orang-orang bijaksana Babel terbongkar?
a.    Pertama, Allah memberikan sebuah mimpi kepada Nebukadnezar.
b.    Kedua, raja itu lupa akan seluk-beluk mimpi tersebut, namun ia mendapat kesan yang hidup-hidup.
c.    Ketiga, raja menuntut dari orang-orang bijaksana Babel bukan hanya maknanya tetapi kenyataan mimpi itu sendiri. (Daniel 2:2-5).

4.    Apa reaksi orang-orang bijaksana Babel kepada tuntutan Nebukadnezar dan kebenaran apa yang mereka akui?
“Para Kasdim itu menjawab raja: Tidak ada seorangpun di muka bumi yang dapat memberitahukan apa yang diminta tuanku raja! Dan tidak pernah seorang raja, bagaimanapun agungnya dan besar kuasanya, telah meminta hal sedemikian dari seorang berilmu atau seorang ahli jampi atau seorang Kasdim. Apa yang diminta tuanku raja adalah terlalu berat, dan tidak ada seorangpun yang dapat memberitahukannya kepada tuanku raja, selain dari dewa-dewa yang tidak berdiam di antara manusia.” Daniel 2:10, 11.

5.       Oleh siapa mimpi dan maknanya itu diberitahukan kepada raja?
“Maka rahasia itu disingkapkan kepada Daniel dalam suatu penglihatan malam.. Lalu Daniel memuji Allah semesta langit.” Daniel 2:19.
Catatan: Daniel adalah seorang muda. Betapa suatu kesempatan untuk menyaksikan Allah yang benar! Allah menunjukkan kepada Daniel mimpi yang sama yang telah Ia berikan kepada Nebukadnezar. Berabad-abad sebelum ini allah telah mengajarkan kepada anggota senat Mesir melalui mulutr Yusuf, seorang anak laki-laki yang tidak lebih tua dari Daniel. Baca Mazmur 105:17-22 Dan setelah Daniel berdiri di hadapan raja di tengah-tengah beberapa orang gurunya kata-kata Daud dalam Mazmur 119:98-100 ia terangkan.

6.       Kepada siapa Daniel memberikan kehormatan atas pembukaan rahasia mimpi dan maknanya itu?
“Tetapi di sorga ada Allah yang menyingkapkan rahasia-rahasia; Ia telah memberitahukan kepada tuanku raja Nebukadnezar apa yang akan terjadi pada hari-hari yang akan datang. Mimpi dan penglihatan-penglihatan yang tuanku lihat di tempat tidur ialah ini. Daniel 2:28.

7.       Apa maksud mimpi ini?
“Sedang tuanku ada di tempat tidur, ya tuanku raja, timbul pada tuanku pikiran-pikiran tentang apa yang akan terjadi di kemudian hari, dan Dia yang menyingkapkan rahasia-rahasia telah memberitahukan kepada tuanku apa yang akan terjadi.” Daniel 2:29.

8.       Dari bahan-bahan apa patung itu diperbuat?
“Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar! Patung itu tinggi, berkilau-kilau luar biasa, tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendasyatkan. Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga, sedangakn pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat.” Daniel 2:31-33.
9.       Apa yang digambarkan kepala emas itu?
“Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta langit telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan, dan yang ke dalam tangannya telah diserahkannya anak-anak manusia, di manapun mereka berada, binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, dan yang dibuatnya menjadi kuasa atas semuanya itu – tuankulah kepala yang dari emas itu.” Daniel 2:37, 38.
Catatan: Babilon telah mendirikan untuk melawan Allah. Baca Kejadian 11:1-9. Pemerintahannya adalah kerajaan mutlak, seorang yang duduk di atas takhta. Kelaliman memerintah sebagai ganti kasih. Tidak ada kuasa yang diizinkan di atas raja. Di sana terdapat persatuan gereja dan negara.

            Babel ada sekitas sepuluh mil keliling. Kota bagian dalam dikelilingi oleh dua lapir tembok. Tembok sebelah dalam ada kira-kira dua belas kaki tebalnya dan tembok luar kira-kira dua puluh dua kaki tebalnya. Perbentengan luar juga mempunyai dua tembok, masing-masing dua puluh empat dan dua puluh enam kaki tebalnya. Tiap lima puluh lima yar terdapat menara, 250 buah semuanya. Penggalian tidak memberikan bukti yang relatif kepada ketinggian tembok-tembok Babel. Hanya tonggakk yang tertinggal dan yang tertinggi tidak lebih dari empat puluh kaki. Babel didirikan oleh Nimrod beberapa abad sebelum Kristus, itu menjadi kerajaan dunia yang kuat 626 tahun sebelum Kristus, dan di jatuhkan oleh Madai Parsi di bawah pemerintahan Darius 539 sebelum Masehi.

10.   Bagaimana kerajaan dunia kedua digambarkan dalam patung itu?
“Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku; kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi.” Dniel 2:39.
Catatan: Dada dan lengan yang terbuat dari perak menggambarkan Madai Parsi yang mengalahkan Babel pada tahun 539 sebelum Masehi. Kerajaan ini memerintah selama 208 tahun tetapi kekuasaannya dihancurkan oleh Iskandar Zulkarnain dalam pertempuran Arbella pada tahun 331 sebelum masehi.

11.   Bagaimana kerajaan dunia ketiga digambarkan dalam patung itu?
“Kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi.” Daniel 2:39, bagian terakhir.
Catatan: Yunani (Gerika) mengikuti Madai Parsi sebagai suatu kerajaan dunia. Kerajaan ini memerintah selama 163 tahun, dari tahun 331 sebelum Masehi sampai tahun 168 sebelum masehi.

12.   Bagaimana kerajaan dunia keempat digambarkan?
“Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat, yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu; dan seperti besi yang menghancur luluhkan, maka kerajaan ini akan meremukkan dan menghancurluluhkan semuanya.” Daniel 2:40.
Catatan: Baca Daniel 2:41, 42. Ini menunjukkan bahwa kerajaan Roma akan terbagi-bagi. Gibbon dalam bukunya yang berjudul Decline and Fall of the Roman Empire menyebutkan nama-nama pembagian ini:Visigoths, Burgudians, Suevi, Vandals, Ostrogoth, Heruli, Franks, Saxons, Lombards, dan Alemanni. Tujuh dari sini menjadi dasar bangsa-bangsa modern Eropa Barat. Heruli, Vandals, dan Ostrogoths sama sekali dicabut oleh kekuasaan tanduk kecil dari Daniel 7. Dalam pelajaran berikut ini akan dijelaskan.

13.   Akan adakah persatuan Eropa lain sebagai kuasa dunia seperti kerajaan Roma? Dapatkah bangsa-bangsa Eropa bersatu selama-lamanya di bawah satu pemerintahan?
Seperti tuanku lihat besi bercampur dengan tanah liat, itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat.” Daniel 2:43.
Catatan: Sudah banyak usaha untuk mempersatukan Eropa. Orang-orang telah berusaha mendatangkan kekuasaan dunia lain. Seperti raja Charlemagne, Charles V, Louis XIV, Napoleon, Kaisar Wlhelm, dan Hitler dan yang sekarang dengan menyatukan mata uang ero semuanya gagal. “tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan.

14.   Kerajaan siapa yang ditentukan akan menang?
“Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya, tepat seperti yagn tuan lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terun gkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat , perak, dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai.” Daniel 2:44, 45.
Catatan: Apa arti batu dalam khayal ini? Batu yang menimpa patung pada kakinya menggambarkan berdirinya kerajaan Kristus. Kita hidup dalam zaman bangsa-bangsa Eropa yang digambarkan oleh kaki dan jari-jari patung yang besar itu. Kerajaan Kristus akan segera menjadi kenyataan. Doa Kristus, “Datanglah kerajaanmu,” segera akan digenapi.


Kesimpulan


Nebukadnezar mengakui bahwa apa yang telah diceritakan Daniel kepadanya adalah mimpi yang tidak dapat ia ingat dan yang telah diceritakan Daniel kepadanya adalah mimpi yang tidak dapat ia ingat dan yang telah menyusahkannya. Dia tunduk dan berkata. “Sesungguhnyalah, Allahmu itu allah yang mengatasi segala allah dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia, sebab engkau telah dapat menyingkapkan rahasia itu.” Daniel 2:47.

            Ingat, “Mimpi itu adalah pasti, dan maknanya adalah benar.” Kita sudah hampir mencapai akhir sejarah manusia. Supaya menjadi sebagian dari kerajaan Kristus yang kekal orang harus memiliki Kristus dalam hatinya. Yesus berkata, “Sesungguhnya jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat kerajaan Allah.” Yohanes 3::3, bagian terakhir. Mari kita rencanakan sekarang menjadi sebagian dari kerajaan Allah yang kekal.

Senin, 24 September 2012

IV. 4. MENGAPA YESUS MENGAJAR DALAM PERUMPAMAAN

MENGAPA YESUS MENGAJAR DALAM PERUMPAMAAN

Dalam pengajaranNya Yesus menggunakan cerita-cerita. Ini bukan hanya membangkitkan perhatian dengan segera tetapi juga menguasai perhatian orang-orang yang mendengar. Itu adalah suatu metode yang menolong untuk memberikan kesan kebenaran yang tidak dapat dihilangkan pada pikiran.

1. Mengapa Yesus berbicara dalam perumpamaan?
"Maka datanglah murid-muridNya dan bertanya kepadaNya: 'Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?' Jawab Yesus: 'KEpadamu diberi karunia utnuk mengetahui rahasia kerajaan, tetapi kepada mereka tidak. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai apapun juga dan ada padanya akan diambil dari padanya. Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar mereka tidak mendengan dan tidak mengerti." MAtius 13:10-13.
Catatan:  Ketika Ia mengajar dalam perumpamaan, orang-orang yang ingin mengetahui apa yang diajarkan Yesus dengan mudah dapat memahaminya. Tetapi, metodeNya yang menggunakan perumpamaan mudah menutupi kebenaran dari musuh-musuhNya yang ingin mempersalahkan Dia.

2. Dari mana diperoleh Kristus cerita-cerita yang Ia ceritakan itu?
Biasanya cerita-ceritaNya diambil dari alam, hal-hal yang dikenal oleh para pendengarNya, Ia berbicara tentang lalang (Matius 13:24-30), tentang pohon ara yang tidak berbuah (Lukas 13:6-9), domba yang hilang (Matius 18:12-14), penabur (Markus 4:3-9), biji sesawi (Lukas 13:18, 19), pohon ara (Matius 24:32-33). Banyak dari perumpamaanNya berhubungan dengan bermacam-macam pengalaman kehidupan seperti para pekerja kebun anggur (Matius 20:1-16) sepuluh anak dara (Matius 25:1-13), atau rumah di atas batu dan pasir (Lukas 6:47-49).

3. Seringkah Yesus mengajar dengan perumpamaan?
"Semuanya itu disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan, dan tanpa perumpamaan suatupun, tidak disampaikanNya kepada mereka." MAtius 13:34.
Catatan: Setelah Yesus mengajar dalam perumpamaan Dia sudah menggenapi nubuatan yang disebutkan dalam Mazmur 78:2 di mana Daud telah meramalkan Kristus menggunakan metode ajaran ini.

4. Untuk memahami kebenaran prinsip dasar apa yang disebutkan Yesus?
"Barangsiapa mau melakukan kehendakNya, ia akan tahu entah ajaranKu ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diriKu sendiri." Yohanes 7:17.
Catatan: Satu kali Yesus memberikan pertanyaan. "Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasaKu?" Kemudian Ia memberi jawabnya: "SEbab kamu tidak dapat menangkap firmanKu." Yohanes 8:43. Syarat mutlak kepada pengertian akan kebenaran ialah penyerahan dan dedikasi kepada Allah. " Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan firman Allah; itulah sebabnya kamu tidak mendengarkannya, karena kamu tidak berasal dari Allah." Yohanes 8:47.

KESIMPULAN
Ingat bahwa kebanyakan perumpamaan mengajarkan satu kebenaran. Beberapa tahun kemudian para pendengarNya dapat melihat beberapa hal yang digunakan Kristus dalam perumpamaan-perumpamaanNya, lalu mengingat ajaranNya. Ajaran perumpamaan membuat orang memberikan pertanyaan. Metode Kristus meanrik semua golongan manusia.

IV. 3. TRINITAS-HIDUP DAN AJARAN YESUS

TRINITAS

KeAllahan terdiri dari tiga oknum. Ajaran Trinitas adalah salah satu dari azas KeKristenan. Banyak yang menyangkal Keallahan atau Ketuhanan Kristus, Sebagian orang menganggap bahwa Yesuslah Allah satu-satunya. Jika ini benar, maka ada suatu waktu di mana Allah tidak ada ketika Yesus mati di kayu salib dan tidur dalam kuburan hingga hari ketiga. Alkitab menunjukkan bahwa Allah senantiasa ada. "Bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah." Mazmur 90:2, bagian terakhir.

1. Apakah Kristus mempunyai sifat-sifat keallahan?
"Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan keAllahan." Kolose 2:9.
Catatan: Paulus menjelaskan bahwa kepenuhan kuasa-kuasa ketuhanan dinyatakan dalam Kristus. Kuasa-kuasa itu mencakup setiap sifat Ketuhanan seperti martabat, wibawa, keunggulan, kuasa menciptakan dan mengatur dunia, tenaga untuk menopang dan mengatur alam semesta, kasih untuk penebusan manusia, kebijaksanaan untuk melengkapi semua keperluan manusia dan juga keperluan semua mahkluk. Karena semua sifat-sifat Ketuhanan ini terdapat dalam Kristus, kesimpulan adalah bahwa Keallahan lebih dari satu orang (oknum)

2. Berapa pribadi yang berbeda terdapat dalam Keallahan itu?
"KArena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus." Matius 28:19.
Catatan:  Ayat ini menyatakan tiga nama. KArena Bapa dan Anak adalah oknum yang berlainan kita beralasan menyimpulkan bahwa Roh Kudus juga adalah oknum yang lain.

3. Apa hubungan angoota-anggota Keallahan?
a. Allah Bapa adalah Kepala alam semesta termasuk Anak Allah. Yesus mengatakan, "Aku pergi kepada BapaKu, sebab Bapa lebaih besar dari pada Aku." Yohanes 14:28. Baca 1 Koreintus 11:3.
b. Yesus Kristus adalah Anak Allah yang satu-satunya dan kekal. Baca Yohanes 3:16; Mikha 5:2.
c. Roh Kudus adalah oknum ketiga dari Keallahan, Dia bekerjasama dengan Bapa dan Anak Baca kejadian 1:2.
Catatan: Untuk melaksanakan rencana keselamatan dan menyanggupkan manusia untuk lebih mengetahui persoalan yang dilibatkan anggota-anggota Ketuhanan telah mengambil posisi tertentu. Allah Bapa membentangkan pandangan Ketuhanan mengenai dosa dan keselamatan. Allah Anak yang telah menjelma, telah melaksanakan penebusan untuk dosa oleh kematianNya dan berdiri sebagai kepala wakil manusia di hadapan Allah. Sebagai wakil kita, Ia menolong kita untuk mengetahui Allah sebagai bapa kita. Baca Yohanes 20:17, Allah Roh Suci mempergunakan keselamatan kepada hati manusia dengan menobatkan dan mengubah - keselamatan yang hanya dibuat oleh Allah Anak dalam kehidupan dan kematianNya yang menebus.

4. Apakah sebagian dari sifat-sifat Ketuhanan?
Allah adalah:
a. MAhakuasa (Wahyu 19:6; Ayub 11:7).
b. HAdir di mana-mana - menjelajah seluruh bumi (II Tawarikh 16:9; Zakaria 4:10).
c. Mahatahu (I Timotius 1:17; Ayub 24:1; 32:8).
d.  Tetap (Ibrani 6:17)
e.  KEkal (I Timotius 1:17; MAzmur 10:16; DAniel 7:14; WAhyu 11:17).
f.  Kasih (I Yohanes 4:8)
j. Murah hati (Keluaran 34:6).
h.  Adil (Ulangan 32:4; Wahyu 15:3).
i. Benar (Ezra 9:15, Nehemia 9:7, 8).

5. Apakah Kristus sama-sama ada dengan Bapa dari kekekalan?
Baca Yohanes 1:3, 14.

6. Apakah anggota ketiga dari Keallahan, Roh Kudus, satu oknum?
a. Dia adalah oknum yang lain - "penolong yang lain" (Yohanes 14:16,17)
b. Dia mempunyai sifat-sifat kepribadian, seperti:
     (1) Pikiran dapat diantarai (Roma 8:26)
     (2) Kehendak, Dia dapat memilih (I Korintus 12:11)
     (3) DApat didukakan (Efesus 4:30)
     (4) Dapat didustai (Kisah 5:3,4)
     (5) Dapat dihina (Ibrani 10:29)
c.  Dia dihubungkan dengan anggota-anggota Keallahan lain dalam rumus baptisan dan dalam doa ucapan syukur rasul-rasul (Matius 28:20; II Korintus 13:14).

7. Apakah pekerjaan masing-masing anggota Keallahan bertalian dengan rencana keselamatan?
a. Pekerjaan Bapa
    (1) Dia memberikan AnakNya (Yohanes 3:16)
    (2) Dia mengampuni dosa (Mikha 7:18)
b. Pekerjaan Anak
    (1) Kristus menyelamatkan dari dosa (Matius 1:21)
    (2) Dia mengantarai kita (! Yohanes 2:1, 2).
c. Pekerjaan Roh Kudus
    (1) Dia mengilhami nabi-nabi (II Petrus 1:21)
    (2) Dia menginsafkan dunia akan dosa (Yohanes 16:8)
    (3) Dia memimpin ke dalam kebenaran (Yohanes 16:13)
    (4) Dia mendatangkan kelahiran baru (Yohanes 3:3-8)

KESIMPULAN
Ketiga mahkluk ilahi dari Keallahan adalah satu dalam sifat, tabiat dan maksud. Namun Allah Anak dengan sukarela menggantungkan diriNya kepada Bapa supaya Ia dapat mengambil sifat manusia. Dia telah menebus dosa-dosa kita, dan berdiri sebagai kepala wakil kita di hadapan Allah. Ketika Allah memberikan AnakNya (Yohanes 3:16), Dia memberikanNya untuk selama-lamanya. Ketergantungan Juruselamat ilahi kita akan kekal (I Korintus 15:18-24).

Walaupun pikiran kita yang terbatas tidak dapat memahami hal-hal yang tidak terbatas, namun kita mempunyai cukup informasi untuk mengetahui Keallahan yang berusaha menyelamatkan kita dari dosa dan menjamin suatu tempat bagi kita dalam kerajaan Allah.

Senin, 23 Juli 2012

IV. 2. PENGANTARAAN ATAU PEKERJAAN KEIMAMATAN YESUS

2. PENGANTARAAN ATAU PEKERJAAN KEIMAMATAN YESUS
     Rencana keselamatan Allah sepenuhnya meminta perimbangan akan setiap kelemahan manusia dan setiap kuasa musuh itu. Daud menyatakan "Dari Tuhan datang pertolongan. BerkatMu atas umatMu! Sela Mazmur 3:9.

     Ketika Yunus tidak mau memberitakan pekabaran keselamatan Allah ke Niniwe dan menyerah di dalam laut, di dalam perut ikan, yang besar. Apabila ia berseru, "Keselamatan adalah dari Tuhan." Alkitab mengatakan, "Lalu berfimanlah Tuhan kepada ikan itu, dan ikan itupun memuntahkan Yunus ke darat." Yunus 2:9, 10.


     Ada tujuh aspek dari kehidupan Kristus yang memungkinkan orang melewati kematian menuju hidup kekal. Setiap orang adalah penting. Dalam pelajaran ini kita mengutamakan kehidupan Kristus kini dan apa yang dilakukanNya bagi kita sekarang.


1. Apa yang perlu bagi Kristus untuk menjadi imam, sebagai pengantara manusia di hadapan Allah?
Baca Ibrani 2:14-18.
Catatan: Kristus datang untuk membinasakan setan dan menciptakan kelepasan dari perhambaan dosa. Untuk melakukan ini Ia mengambil bagian dalam daging dan darah, Dia mati, dan Dia dijadikan imam selama-lamanya.


2. Apa gelar pertama yang diberikan kepada Yesus?
"Lalu kata malaikat itu kepada mereka; 'Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud." Lukas 2:10, 11.
Catatan: Ketika Kristus memasuki daging manusia (Ini disebut penjelmaanNya). Dia datang sebagai Juruselamat manusia. Ini adalah permulaan kegenapan janji Penebus yang diberikan dalam Kejadian 3:15.


3. Apa aspek penting lain dari kehidupan Kristus?
"Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah dideritaNya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaanNya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepadaNya." Ibrani 5:8, 9.
Catatan:  Sebelum Kristus mati untuk dosa-dosa manusia, Ia harus menunjukkan suatu kehiduapn yang tanpa dosa dalam daging. Kristus disempurnakan untuk pekerjaanNya sebagai imam dengan mengalami banyak penderitaan umat manusia. Dengan mengetahui sakit hati dan masalah kita Dia dapat menjadi perantara yang mengerti dan berbelas kasihan. Baca Ibrani 2:17, 18; 4:15; 5:1, 2, 7-9. Dengan demikian Kristus memenuhi syarat menjadi imam dengan mengetahui seluk-beluk kemanusiaan kita.


4. Kapan Kristus dibuat menjadi imam?
Baca Ibrani 10:11-14.
Catatan:  Empat hal terjadi sebelum Kristus menjadi imam--penjelmaan, penyaliban, kebangkitan, dan kenaikan ke sorga. Duduknya Kristus di sebelah kanan Bapa telah diramalkan dalam Mazmur 110:1, 4, dan Paulus menemukan kegenapannya sesudah kematian, kebangkitan dan kenaikan Kristus. Baca Ibrani 1:3. Kristus mempersembahkan kebaikan-kebaikan dari pengorbananNya yang menebus. Baca Ibrani 8:3; 9:12-14.


5. Siapakah pengantara itu?
Dia adalah seorang yang bertindak sebagai pendamai antara orang-orang yang bertengkar. Kristus bukan hanya bertindak sebagai pendamai tetapi Dia telah membayar hutang manusia. Dia mati menggantikan tempat manusia dan dengan tindakan ini Kristus menjadi Pengantara kita.


6. Mengapa perlu Yesus kembali ke sorga?
a. Supaya Roh Kudus dapat diberikan Baca Yohanes 16:7
b. Supaya Kristus dapat memulai pengantaraanNya bagi kita Baca Roma 8:34.
c. Supaya Ia dapat menyediakan tempat tinggal bagi umatNya. Baca Yohanes 14:2, 3.


7. Berapa banyak pengantara antara Allah dan manusia?
"Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus." I TImotius 2:5.


8. Apakah pekerjaan Kristus sebagai pengantara perlu kepada rencana keselamatan?
Dalam kaabah dunia penebusan telah dilambangkan oleh korban yang bermacam-macam. Ketika orang berdosa membawa korban persembahannya, imam mengambil darah binatang itu ketika disembelih dan menaruhnya ke tanduk-tanduk mezbah. Alkitab menyebut ini suatu pekerjaan penebusan. BAca Imamat 4:25, 26. Jadi penebusan terdiri dari korban yang dibawa manusia tambah penggunaan manfaatnya oleh imam. Begitupun juga rencana penebusan bukan hanya mencakup kematian Kristus sebagai pengganti tetapi juga pekerjaanNya sebagai Imam besar kita. Untuk menggunakan manfaat pengorbananNya, Kristus sesudah bangkit dari kematian "untuk pembenaran kita." (Roma 4:25) Ia memasuki sorga sebagai Imam Besar kita. Baca Ibrani 9:12.


9. Apakah yang dimaksudkan Paulus ketika ia menyebutkan "dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu" (Ibrani 7:12, bagian terakhir)?
Ini tidak mempunyai hubungan dengan kesepuluh Hukum. Dalam ayat 11 dijelaskan bahwa penyempurnaan dari keimamatan Kristus tidak akan didapati dalam keimamatan orang Lewi. Sebab jika imamat berubah-dengan sendirinya akan berubah pula hukum Turat yang mengatur pembinaan imam-imam itu. Sebab Allah Bapa telah mengurapi Kristus supaya melayani sebagai pengantara manusia dalam kaabah sorga (Ibrani 8:1, 2), itu membei arti bahwa hukum lambang dan bayangan yang mengatur upacara keimamatan telah berakhir dalam kematian yang menebus dan pekerjaan keimamatan Kristus.


10. Apakah suku dari mana Kristus berasal akan melayani dalam keimamatan?
"Sebab Ia, yang dimaksudkan di sini, termasuk suku lain; dari suku ini tidak ada seorangpun yang pernah melayani di mezbah. Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Tuhan kita berasal dari suku Yehuda dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apapun tentang imam-imam." Ibrani 7:13, 14.


11. Oleh wewenang siapa Kristus dijadikan imam?
Baca Ibrani 7:15, 16, 20, 21.
Catatan: Kaabah Israel yang di dunia ini dengan imam-imam dan korban-korbannya digunakan sebagai lambang kematian dan pekerjaan keimamatan Kristus. Keimamatan kuno yang lain pada waktu Melkisedek, Raja Salem juga diramalkan menjadi lambang dari pekerjaan keimamatan Kristus (Mazmur 110:4). Melkisedek adalah seorang raja dan imam. Kenyataan ini, ditambah dengan arti gelar atau namanya (raja damai, Raja kebenaran) membuat dia lambang yang tepat dari keimamatan Kristus yang rajani dalam sorga. Adalah wewenang Bapa yang mengatakan karena kehidupan AnakNya yang tidak berakhir sehingga Ia harus menjadi imam selama-lamanya. Baca Ibrani 7:28.


12. Apa yang dilakukan Kristus sekarang di sorga?
"Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita." Ibrani 9:24.


13. Janji-janji apakah yang diberikan Imam Besar kita itu kepada kita?
"Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka." Ibrani 8:12.
Catatan: Persetujuan Perjanjian Baru adalah janji Allah untuk manaruh hukumNya dalam hati dan pikiran kita. Baca Ibrani 8:7-13; 10:16, 17. Allah tidak mengubah sikapNya terhadap dosa dan hukumNya. Dia mengampuni dosa karena kematian AnakNya.


14. Untuk siapakah berguna pekerjaan pengantaraan Kristus sekarang ini?
a. Untuk orang berdosa yang bertobat. "Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka." Ibrani 7:25. Baca I Yohanes 1:9.
b. Untuk orang percaya yang jatuh ke dalam dosa. "Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang  berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu yesus, yang adil." 1 Yohanes 2:1.


KESIMPULAN
     Sebab pengantaraan Kristus yang tetap kita dengan "penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan pada waktunya." Ibrani 4:16. Karena hidupNya tanpa dosa, kematianNya di kayu salib berhasil. Sekarang Dia mengantarai kita sebagai Imam Besar kita. KemenanganNya cukup untuk setiap orang percaya yang bertobat. Satu bagian terakhir dalam rencana keselamatan yang besar adalah kedatangan Yesus Kristus. "Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diriNya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diriNya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia." Tujuh fakta besar dari kehidupan Kristus yang memberikan jaminan hidup kekal ialah: (1)KealahanNya; (2)PenjelmaanNya; (3)HidupNya yang tanpa dosa; (4)KematianNya yang menebus; (5)KebangkitanNya; (6)Kenaikan dan pengantaraanNya; (7)KedatanganNya yang kedua kali untuk menjemput umatNya.